Sebelumnya I wanna say thanks GOD.. karena aku masih ada waktu untuk tulis sebagian kecil berkat Tuhan untuk aku. Aku inget waktu awal bulan-mei 2006 itu aku lagi masa-masa at bottom line in social life. Bulan mei tahun lalu nenek meninggal, dan belum lagi dengan kejadian-kejadian yang membuat aku jadi shock and sedih, down, dan bingung harus gimana lagi dengan kehidupan ini. Di saat aku lagi down, temenku bilang “Lin, disneyworld itu buka lowongan jadi cultural representative loh, syaratnya cuma conversation dan apply resume,cv, and interview by phone aja!” Ah, aku pikir nggak mungkin semudah itu, tapi temenku ada yang berhasil hanya dengan melalui proses itu, wow~ aku sudah terbayang kalau bakal kerja di DISNEYWORLD which disney tuh impian setiap anak-anak di dunia ini. Akhirnya aku mencoba apply my resume dan aku udah seneeeenng banget (sok pd.com) karena aku akan kerja di disney! Aku sampai pasang status di Yahoo Mess! And I said , “yeah Disney Florida, I’ll come to you!” Pastinya orang-orang pada kebingungan dan mungkin aja mereka pikir, “ini anak pasti stress deh sama kejadian yang kemarin-kemarin”, tapi ada Mikey (thanks Mikey untuk sarannya) temenku bilang gini, ”kalau belum pasti, nggak usah di umbar dulu.. kan nggak enak kalau nggak jadi kesana!” woops, bener juga ya?? Itu karena aku terlalu excited dan bener-bener wish kalau aku bisa kesana untuk kerja dan bantu orang tua aku.

Sejak saat itu pokok doa aku ya disney! Sampai aku tuh nangis-nangis minta sama Tuhan.. God, please grant it! Please aku mau kerja disana, please aku mau bantu orang tua (saat itu aku masih skripsi). Bahkan dengan nada memaksa aku minta sama Tuhan.. Tapi tetap aja.. 1 bulan.. 2 bulan.. Tuhan ”tidak bergeming” sedikitpun, aku udah kirim CV aku dan nggak ada kabar sama sekali, even kabar kalaupun aku udah ditolakpun tuh nggak ada. 3 bulan.. 4 bulan.. aku udah mulai hopeless, aku bahkan doa sama Tuhan, Tuhan aku mau belajar berserah, aku nggak mau maksa Tuhan untuk mengikuti keiinginanku. Dan akhirnya pelan-pelan aku melupakan kisah aku dengan disney yang menguap begitu saja tanpa ada hasil.

Waktu terus berjalan, pengalaman dan kejadian pun terus bertambah di dalam hidup aku. Sampai suatu waktu aku nggak tau mau minta apa sama Tuhan, maksudnya aku nggak mau ah minta something sama Tuhan, nggak enak ya rasanya.. Mungkin aku berpikir seperti itu karena permintaan aku belum dikasih juga, sampai aku bilang ”Tuhan, aku nggak berani minta lagi sama Tuhan, i feel i’m not deserve it” Tapi di sisi lain, aku juga belajar untuk setia dan taat sama Tuhan, aku mulai membangun hubungan yang ”tulus” sama Tuhan, membangun hubungan yang ”ikhlas” sama Tuhan. Aku mencoba komit untuk saat teduh setiap pagi, mau menerima ketika aku dipercayakan menjadi Worship Leader, singer, dan multimedia di youth aku. Aku juga udah dipercayakan untuk dapat pekerjaan sesaat setelah aku di wisuda. Aku benar-benar bersyukur, walaupun aku nggak dapat di disney, aku dapat pekerjaan yang layak dan aku bekerja dalam ruang kerja yang enjoy dan nyaman. Aku mencoba untuk setia dalam pelayanan dan beribadah sama Tuhan, apalagi sejak beberapa bulan lalu aku merasa aku mendapat energi baru setiap kali aku mendengar musik-musik rohani. Aku merasa betapa luar biasanya kalau memuji Tuhan dari hati dan jiwa kita. Bahkan aku sudah melupakan pekerjaan yang di Disney tersebut. Sampai suatu pagi, aku lagi iseng cek email di kantor, dan aku tercengang melihat inbox aku tertulis ”Sharpe, Sue. Subjecct : Re: Cultural Representative” Whaaaaaaaatt?? Wait wait, Sue (orang penting di Disney) membalas CV aku????
Sue bilang kalau aku akan di interview hari jumat malam jam 9-11 WIB. Aku langsung excited sekali, ingin rasanya berteriak Hallelujah! Terima kasih Tuhan, Puji Tuhan!!! Aku nggak menyangka sama sekali, bahkan aku juga lupa apa saja isi dari CV aku. Aku langsung kasih tau Hardi teman kantor aku (orang yang pertama kali tau kalau email aku di jawab). Dalam beberapa jam, aku langsung balas email dari Sue, dan tidak sabar untuk interview pada hari jumat. Ketika hari jumat, aku sudah mempersiapkan kertas-kertas CV aku dan semua telepon (abis ada 4 telepon paralel) yang ada di rumah aku, aku pasang notes ”jam 9-11 malam hari ini, telepon TIDAK BOLEH dipakai, karena akan ada interview dari luar negri”, aku takut kalau ada yang pakai dan nadasela bakal di cuekkin pula.. Jam 9 jantungku deg-degan, hatiku berdebar-debar nggak menentu, aku sudah berdoa aku sudah mempersiapkan segala sesuatu. Aku sudah tidur 1 jam sebelumnya karena butuh tubuh yang fit untuk di wawancara.

Jam 10 teleponku masih belum bunyi, aku pikir, mungkin Sue akan telepon saat-saat jam ½ 11 kali ya.. aku tetap bertahan walaupun aku udah ngantuk. Jam ½ 11 belum bunyi juga teleponnya, aku mulai pasrah dan mencoba untuk tersenyum… jam ½ 11 aku mulai tertidur di meja karena menunggu telepon dari Sue.. Ternyata sampai jam 12 aku tertidur di meja dan jam 1 aku tidur di kasur. Aku pasrah dan aku pikir, ya sudahlah mungkin emang bukan jalan aku lagi ke Disney. Akhirnya aku tertidur, dan jujur sedikit kecewa…..

Senin datang, dan aku bertanya sama temenku (Anton,yang pernah kerja di Disney di tahun 2000 dan sampai saat ini dia masih di US) aku tanya , dan Anton bilang, aku bisa confirm dan tanya ke Sue kenapa nggak di telepon, Anton mencoba menenangkan aku dan bilang mungkin Sue lupa, karena dia orang penting di Disney dan sangat sibuk karena dia juga harus interview pelamar lainnya dari berbagai belahan dunia. Ketika aku mencoba konfirmasi dari Sue, dia bilang, dia nggak terima email aku.. :eek: whaat? Wadooh.. sampe akhirnya aku buat schedule baru sama dia. Dan semakin memperkecil jadwal interview, dan thank God akhirnya aku diwawancara. Setelah wawancara, aku benar-benar grogi, tapi aku serahin semua ke Tuhan. Kurang lebih seminggu kemudian, Sue menjawab bahwa aku telah diterima menjadi bagian dari DisneyWorld Inc. Thank God so much! Aku masih deg-degan.. masih nggak percaya, ada satu hal yang belum meyakinkan aku adalah saat apply visa. Akhirnya tanggal 12 Maret, aku pergi untuk interview di MBC (baca:EmbassY). Ketika disana, aku benar-benar berserah, aku banyak cari tau mengenai tips apply visa, termasuk dari internet :D and dengan restu Tuhan, ortu dan keluarga akhirnya aku dapat Visa!!! Whoaaww.. I cant describe my feelin. Hari itu aku diberkati banget, aku bener-bener amaze Tuhan punya rencana yang indah dan selalu datang pada waktuNya.. saat aku lagi nunggu rentang 1 tahun, aku nggak tahu waktu Tuhan, mungkin kalau 1 tahun lalu aku berangkat, aku akan kehilangan moment dimana nenek aku meninggal atau kejadian-kejadian lainnya. Bukan suatu hal ketidaksengajaan pula kalau aku dikasih tahun ini, mungkin kalau dulu aku belum cukup capable untuk menerima tawaran itu.

Thanks for my mom and dad, my sis and bro, my cuz, my aunt and uncle who always support me.. Esp. mom and dad who prayed for me. I believe God bless our family always..

Aku juga mo say thanks buat Daud yang udah kasih kerjaan ke aku, kerja perdana enaaak banget perusahaannya.. walopun gaji (yg katanya) kecil, aku sukaa skali karena anak2nya pada baiiik-baaiiik, 1 departemen paling kompak, paling bisa gila, saling dukung, dari manajer sampe atasan manajer juga dukung, sampe manajer cabang juga dukung.. sedih juga, karena 1st job ini aku bisa kenal banyak orang, banyak cabang, karena aku jadi jembatan antara IT dan sluruh cabang. Thanks to Ryonn, yang udah totally semangat 45 motivasi aku dan yakinin kalau aku layak dapetin suatu hal yang baik dari Tuhan. Motivasi aku supaya nggak gampang nyerah, tekun dan berdoa, even beda jalan ya ron, tapi thank you so much!!

Above all, God is the best.. dan ada beberapa hal yang aku pelajari dalam rentang hidupku selama ini:
1. Waktu Tuhan nggak selalu sama dengan waktu manusia : yeaaah aku nggak sabar banget untuk minta saat itu juga untuk pergi ke US (tahun lalu)
2. Dahului kerajaan Allah sisanya Tuhan akan nambahin semuanya itu. Bukan hanya materi..malah aku lebih puas kalau dapat berkat rohani..
3. Jangan mengeluh : hehehehe, hal ini emang paling susah, tapi aku masih tetep terus pertahanin hal ini. Ketika aku belum dapetin apa yang aku mau, tapi aku tetap semangat *akhir2 ini soal kerjaan sih*
4. Belajar berserah dan percaya Tuhan punya rencana baik pada akhirnya, walaupun aku udah nangis2 maksa Tuhan untuk ngabulin doaku, tapi kalau emang bukan rencananya yagh nggak di kasih :) dulu aku ngotot mau kerja illegal di USA demi misi keluarga aku, tapi Tuhan emang dahsyat.. saat aku sabar menunggu, Tuhan kasih yang LEGAL. jadi, i wanna thank God sooo much! He’s amazing…
5. Belajar sama perkara kecil dan setia sama Tuhan.. di depan Tuhan akan kasih kepercayaan ke kita untuk berkembang lebih maju lagi